Menu ✖

Mode Gelap
Fokus Perjuangkan Kesejahteraan Petani, Tani Merdeka Buka Sekretariat di Aceh Utara PIM Bantu Satu Unit Armada Sampah ke Pemko Lhokseumawe Bupati Nagan Raya Ingatkan Warga Beutong Ateuh Tak Mudah Terprovokasi, Alsintan Disalurkan ke Kelompok Tani Duta Investasi Aceh Asal Tiongkok Resmi Mualaf di Nagan Raya, Ganti Nama Jadi Luhay Ahmad Redaksi

Entertainment · 8 Okt 2026 10:57 WIB ·

Fokus Perjuangkan Kesejahteraan Petani, Tani Merdeka Buka Sekretariat di Aceh Utara


					Fokus Perjuangkan Kesejahteraan Petani, Tani Merdeka Buka Sekretariat di Aceh Utara Perbesar

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Utara resmi membuka sekretariat baru di Jalan Medan–Banda Aceh, Simpang Cibrek, Kecamatan Syamtalira Aron, Kamis (8/10).

Peresmian sekretariat dilakukan Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, didampingi Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Utara, Abdul Muthaleb, serta unsur Muspika Kecamatan Syamtalira Aron.

Prosesi peresmian diawali dengan peusijuek atau tepung tawar yang dipimpin Tgk. Ibnu Abbas. Momentum tersebut sekaligus diisi penyerahan bantuan Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Pembenah Tanah Organik (PTOC) secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhammad, mengatakan keberadaan sekretariat baru tersebut diharapkan menjadi pusat konsolidasi sekaligus wadah pendampingan bagi petani di Aceh Utara.

Menurutnya, perhatian terhadap petani tidak cukup hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga harus menyentuh persoalan biaya produksi dan kepastian pemasaran hasil panen.

“PTOC diharapkan dapat memperbaiki kesuburan dan struktur tanah sehingga penggunaan pupuk kimia bisa ditekan. Dengan begitu, biaya produksi petani juga dapat lebih efisien,”kata Cut Muhammad.

Ia menegaskan Tani Merdeka akan terus mendorong petani agar mampu menerapkan pola pertanian yang efektif dan berkelanjutan, sekaligus mengawal berbagai kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sektor pangan.

Selain persoalan biaya produksi, Cut Muhammad menyoroti pentingnya memperkuat akses pasar bagi petani. Ia mendorong agar petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga memiliki kesempatan lebih besar masuk ke rantai pasok program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Jangan hanya tiga atau empat orang yang menjadi pemasok. Kita ingin petani juga ikut menjadi pemasok sehingga perputaran ekonomi benar-benar sampai ke desa,” tegasnya.

Ia menilai peningkatan produksi harus diikuti dengan kepastian penyerapan hasil panen dan harga yang memberikan keuntungan layak bagi petani. Dengan demikian, program ketahanan pangan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Pembukaan sekretariat DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Utara turut dihadiri pengurus Tani Merdeka Indonesia tingkat kecamatan se-Aceh Utara, kelompok tani binaan, tokoh masyarakat, serta jajaran Muspika Kecamatan Syamtalira Aron.

Dilokasi yang sama, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Utara, Abdul Muthaleb yang akrab disapa Taliban, mengatakan keberadaan sekretariat baru menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan pelayanan organisasi kepada petani di berbagai wilayah Aceh Utara.

Ia menegaskan, Tani Merdeka akan berupaya hadir langsung di tengah petani, terutama dalam menyerap persoalan yang dihadapi mulai dari kebutuhan pupuk, biaya produksi hingga pemasaran hasil pertanian.

“Sekretariat ini bukan hanya tempat berkumpul pengurus, tetapi harus menjadi rumah bagi petani untuk menyampaikan persoalan dan mencari solusi bersama. Kami ingin organisasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” kata Taliban. (arm/ra)

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Baca Lainnya

PIM Bantu Satu Unit Armada Sampah ke Pemko Lhokseumawe

7 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bupati Nagan Raya Ingatkan Warga Beutong Ateuh Tak Mudah Terprovokasi, Alsintan Disalurkan ke Kelompok Tani

6 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Duta Investasi Aceh Asal Tiongkok Resmi Mualaf di Nagan Raya, Ganti Nama Jadi Luhay Ahmad

5 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Empat Korporasi jadi Tersangka Karhutla

1 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Tim gabungan gelar operasi pengawasan WNA di Simeulue

1 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Apples and Bananas 2 + More Nursery Rhymes & Kids Songs – CoComelon

27 Agustus 2021 - 04:31 WIB

Trending di Video